Jumat, 06 November 2009

Sahabat

Teruntuk Sahabatku tersayang
....................................................
Di bentangan alam dunia


Salam yang terucap atas nama persaudaraan
Salam yang terlantun dengan dasar kasih dan sayang
Salam yang berlafadzkan bait-bait cinta karena-Nya...


Duhai Sahabat.....
Genap 78 hari sudah, kumengenalmu.
Pertemuan tak terduga sebagai pembuka......
Dan perpisahan tak disangka sebagai penutup.......
Namun.....
Sosokmu yang lembut
tlah mengajarkanku akan arti kelembutan ati, jiwan dan batin...
Jiwa nan lembut dan berperasaan...
Pribadimu yang anggun....
Telah mengajarkanku tu' jadi wanita seutuhnya.......
Akhlaqmu yang menawan ........
Telah mengajariku akan arti kehidupan sebenarnya........
Arti dari ajaran para pendahulu kita...
Jiplakan tingkah lakumu tlah tergores
diatas batu hati...batu batin ......
Tiada yang bisa melumatkan............
Ukiran-ukiran........... kenangan bersamamu.....
Khan selalu terpatri pada jiwa hati ini.......
Kenangn yang mengalir dengan sederhana ...
Akan slalu tertanam dalam hati ini.....
tanpa trasa semua tlah terlewati
Tanpa harus terlewatkan.........
Semua berputar dengan senada......
Seirama dengan nafas kehidupan nyata namun fana........

Memory indah tlah terbingkai dengan canda, tawa, tangis, duka
Semua berbaur dan melebur namun tetap agung..
karena di dalamnya , bertumpuk berlian yang tak ternilai harganya..
'yaitu persahabatan"

kawan maafkan diriku
pabila selama ini selalu membuatmu gundah...karna sikapku
membuatmu sakit hati karna perkataanku
Benci karna ulahku
merana karna polahku.
Menangis karna perbuatanku....

Sungguh......
Tiada niatan tuk lakukan itu semua......
Kau terlalu baik untuk disakiti......
Kau terlalu mulia untuk sengsara
Kau terlalu berjasa tuk dijahati
Kau terlalu lembut tuk dikasari.......

Sahabat......
Kau adalah pahlawan hatiku.....
Yang akan slalu kukenang.......
Disetiap jengkal langkahku
Disetiap waktu hidupku.......
Di setiap helaan nafasku.....

Sahabat
Hidup tidaklah secerah pagi
Hidup bagaikan sahara........
Kepedihan, kesedihanlah yang berkumandang.....
pabila kau tiada di sisiku.....

Hangatnya sikapmu...
yang tlah buatku bertahan.......
Halusnya budimu......
yang menghidupkan asaku.....

Sahabat...........
Hanya ungkapan terima kasih
yang bisa ku tuturkan...
hanya bait-bait doalah
yang bisa kulantunkan........
Hanya Sang Peciptalah......
yang mampu menghadiahkan
untukmu.........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar