Kamis, 21 Mei 2009

Si Pahit Penolak Peyakit


Tahukah kalian SAMBILOTO?  Ehm, mbayangin aja daun rebusannya aja sudah pahit. Apalagi sampai di lidah.
Eits, tapi jangan mundur plus ngeper gara-gara pahitnya. Tapi kita tengok dulu khasiatnya yang emang oke punya..
Simak ya!

KHASIAT SAMBILOTO

  1. Antipiretik, alias penurun panas
  2. Antiktoksin, menetralkan racun
  3. Anti inflamasi, yaitu menghambat dan mengurangi reaksi pembengkakan sehingga mengurangi dan menyembuhkan radang.
  4. Antitumor, menghambat proses pembelahan sel yang tidak terkendali
  5. Antiinfeksi, yaitu dengan merangsang kerja sistem kekebalan tubuh

Khasiat lain, adalah untuk demam karena gigitan ular berbisa, malaria, radang usus buntu, kencing manis, perangsang nafsu makan.
Orang India justru memakai sambiloto sebagai tonikum yang pahit, penurun panas bada, dan pembersih usus.
Menurut mereka, bahan ini baik sekali sebagai penambah nafsu makan, memperlancar salauran pencernaan makanan mencegah perut kembung, menghindari nyeri lambng. Dalam sisem pengobatan Ayuveda India, sambiloto sering dipakai untuk mengobati penyakit kencing manis, dan hepatitis.

Pengobatan Cina punya pengalaman lainlagi, yaitu yang mendasarkan pada sifat sambiloto yang pahit dan 'dingin', sehingga bisa untuk membuang panas dari dalam darah. Sifat ini berguna buat mengobati infeksi paru-paru, tenggorokan, dan saluran kencing.

Sebenarnya dari berbagai informasi tentang khasiat yang didapat melalui pengalaman pemakai, kita dapat membuat kesimpulan sambiloto berkhasiat sebagai :

  1. Tonikum yang pahit
  2. Pendongkrak daya tahan tubuh
  3. Menjaga fungsi liver
  4. penurun panas
  5. Antiradang dan antioksidan

Namun, pemakaian yang didukung oleh uji klinik menyebutkan, sambiloto bisa untuk mengatasi infeksi saluran pernafasan oleh bakteri dan virus pada penyakit flu dan tenggorokan, pencegah infeksi pada saluran urin dan pencegahan flu.

Nah, dari studi farmakologi yang lebih dalam sambiloto dapat dipakai untuk meningkatkan kekebalan tubuh kita melawan infeksi bakteri dan virus, melindungi organ liver (hati) atau yang disebut sebagai hepotoprotektor  karena meningkatnya kemampuan liver dalam fungsi pembuangan racun dan mengatasi inflamasi (eradangan)

Dikutip dari NOVA


Tidak ada komentar:

Posting Komentar